Hati adalah cerminan diri


Hati berasal dari bahasa Arab yakni “qalbun” yang berarti terbolak-balik.Sesuai dengan artinya,bahwa hati manusia itu dapat berubah-ubah sesuai dengan tingkat keimanan seseorang.Allah SWT.melihat seorang hambanya melalui hatinya.Apabila hati seseorang itu bersih maka bersihlah diri orang tersebut.dan apabila sebaliknya,hati seseorang itu kotor,maka kotorlah diri seseorang tersebut.

Tidak mudah menjaga hati kita untuk selalu menjadi bersih.Tidak pernahkah kita berpikir sebenarnya telah berapa banyakkah perbuatan tercela yang kita lakukan selama satu hari saja??1 perbuatan tercela yang kita lakukan akan meninggalkan noda/bintik hitam pada hati kita.Masih beruntunglah kita yang masih dapat merasakan atau masih sadar terhadap perbuatan buruk yang telah kita lakukan sehingga kita mau bertobat dan memohon ampun kepada Allah SWT.


Penyimpangan –penyimpangan prilaku yang telah terjadi dalam kehidupan nyata pada waktu belakangan ini tak terlepas daripada lemahnya kesadaran diri seseorang.Lemahnya seseorang terhadap ilmu pengetahuan Agama akan membuat seseorang tak sadar terhadap apa yang telah mereka lakukan.

Kecendrungan seseorang dalam berbuat maksiat akan dapat membuat hati mereka menjadi gelap dan pada akhirnya hati mereka akan menjadi mati.Manusia yang diciptakan oleh Allah SWT. Merupakan makhluk yang berbeda daripada makhluk-makhluk yang lainnya.Manusia diberikan akal pikiran sehingga manusia seharusnya dapat berpikir sebelum berbuat sesuatu.Akal merupakan alat yang kita gunakan untuk dapat menimbangkan sesuatu.sedangkan Hati merupakan alat yang kita gunakan untuk memutuskan sesuatu.apabila emosi yang kita besar-besarkan dalam menyelesaikan sesuatu maka akan membuat alat penimbang kita akan menjadi rusak.Dengan kata lain emosi dapat membuat akal sehat menjadi hilang.

Salah satu yang menyebabkan hati manusia menjadi gelap adalah karena kecintaaan manusia kepada dunia.Memang tidak dapat dipungkiri bahwa kita ini berada di dunia,dunia yang berisikan dengan kesibukan ,kesulitan,& kesenangan yang bersifat sementara.Namun alangkah indahnya itu semua apabila kita serahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT.karena dunia ini sebenarnya memang diciptakan untuk kita,tetapi tahukah kita bahwa sebenarnya kita bukan diciptakan untuk dunia tetapi kiata diciptakan untuk akhirat.Jadi nikmatilah dunia ini namun jangan lupa dengan kehidupan akhirat yang kekal.

Yakinlah bahwa kemajuan bangsa dan Agama ini adalah bukan ditentukan oleh pemimpinnya.Pemimpin tidak lebih dari sebuah symbol suatu kekuatan,Dan pemimpin haruslah adil dan bertanggung jawab serta menunjukkan akhlakul karimah kepada anggotannya.Yang lebih penting yang dapat memajukan suatu Bangsa dan Agama ini adalah individunya itu sendiri,Apabila kita masing-masing dapat mengintrospeksi diri kita maka itulah sebenarnya awal daripada kemajuan.

Janganlah kita suka untuk menyalahkan orang lain,tetapi banyak-banyaklah kita membersihkan hati kita ini,mengikuti kata hati kita,tidak membawa emosi dalam menyelesaikan suatu masalah dan selalu istiqomah dalam kebaikan agar kita termasuk kedalam golongan-golongan orang yang di ridhoi oleh Allah SWT.





Label: edit post

Slide show

  • Mengenai Saya

    Foto saya
    do the best for all things,,,

    Pengikut

    Other

    Website saya nilai
    Rp 2.60 Juta